Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2025

Takbiran 1446H,sudah LELAH sampe tiduran

Malam Idul Fitri adalah malam yang penuh berkah dan keutamaan. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada malam tersebut adalah mengumandangkan takbir. Berikut adalah beberapa pahala dan keutamaan takbiran di malam Idul Fitri:  * Mengagungkan Allah SWT: Takbir adalah bentuk pengagungan kepada Allah SWT. Dengan mengumandangkan takbir, kita mengakui kebesaran dan keagungan-Nya.  * Menghidupkan Sunnah: Mengumandangkan takbir pada malam Idul Fitri adalah sunnah Rasulullah SAW. Dengan melakukannya, kita mengikuti jejak beliau dan menghidupkan sunnahnya.  * Mendapatkan Pahala yang Besar: Setiap ucapan takbir adalah zikir yang berpahala. Semakin banyak kita bertakbir, semakin besar pahala yang kita dapatkan.  * Ungkapan Rasa Syukur: Takbir juga merupakan ungkapan rasa syukur atas nikmat Allah SWT, terutama nikmat telah menyelesaikan ibadah puasa Ramadan.  * Mempererat Ukhuwah Islamiyah: Mengumandangkan takbir bersama-sama, baik di masjid maup...

Malam Takbiran 1446H, 31 Maret 2025

Tentu, berikut renungan untuk malam takbiran Idul Fitri 1446 H: Malam Takbiran: Gema Kemenangan, Rindu Ampunan Malam ini, langit bergetar oleh gema takbir. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar... Suara itu bukan sekadar lantunan, melainkan simfoni kemenangan setelah sebulan penuh berjuang melawan hawa nafsu. Kita telah menunaikan ibadah puasa, menahan lapar dan dahaga, serta memperbanyak amal kebaikan. Namun, di balik gema takbir kemenangan, tersembunyi rindu ampunan. Kita sadar, perjalanan Ramadan tidaklah sempurna. Masih ada khilaf dan dosa yang mengotori hati. Oleh karena itu, di malam yang penuh berkah ini, mari kita tundukkan kepala, merenungi setiap langkah, dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Malam Takbiran: Refleksi Diri, Harapan Baru Malam takbiran adalah malam refleksi. Kita merenungkan kembali perjalanan hidup, mengevaluasi diri, dan memperbaiki kesalahan. Ramadan telah memberi kita kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Mari kita jadikan momentu...

Malam 29 Ramadhan 28 Maret 2025

Drs. H Yanto AH Tentu, evaluasi ibadah Ramadhan setelah 28 hari berpuasa merupakan momen penting untuk merefleksikan diri dan meningkatkan kualitas ibadah kita. Berikut beberapa aspek yang dapat dievaluasi: 1. Kualitas dan Kuantitas Ibadah Wajib:  * Shalat Lima Waktu:    * Apakah shalat dilakukan tepat waktu dan dengan khusyuk?    * Apakah ada shalat yang terlewat atau dilakukan terburu-buru?    * Bagaimana kualitas kehadiran hati dalam shalat?  * Puasa:    * Apakah puasa dijalankan dengan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa?    * Apakah puasa juga diiringi dengan menahan diri dari perbuatan dosa seperti berbohong, berkata kasar, dan bergunjing?  * Zakat Fitrah:    * Apakah zakat fitrah sudah ditunaikan tepat waktu?    * Apakah zakat yang dikeluarkan sudah sesuai dengan ketentuan? 2. Ibadah Sunnah:  * Shalat Tarawih dan Witir:    * Seberapa rutin...

Malam Jumat Malam ke 28 Ramdhan

Ustad Didi Sutardi, Ungkapan "Andai dibolehkan, maka Allah akan menyuruh menyembah ibu dan bapaknya" adalah ungkapan yang sering didengar dalam masyarakat Muslim. Ungkapan ini mengandung makna yang mendalam tentang betapa tingginya kedudukan orang tua dalam Islam. Makna dan Penjelasan:  * Ungkapan ini bukan berarti bahwa Islam membolehkan penyembahan kepada orang tua. Dalam Islam, hanya Allah SWT yang berhak disembah.  * Ungkapan ini adalah bentuk kiasan atau perumpamaan untuk menekankan betapa besarnya hak dan jasa orang tua kepada anak-anaknya.  * Dalam Islam, berbakti kepada orang tua (birrul walidain) adalah kewajiban yang sangat ditekankan. Bahkan, dalam beberapa ayat Al-Qur'an, perintah berbakti kepada orang tua disejajarkan dengan perintah beribadah kepada Allah SWT. Contohnya, dalam surah Al-Isra' (17:23):    * "Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan seba...

Malam 27, Ustadz Azim

Pahala Malam Ke 27 Malam ke-27 Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri dalam tradisi umat Muslim, terutama terkait dengan malam Lailatul Qadar. Berikut adalah beberapa pahala dan keutamaan yang dikaitkan dengan malam ke-27 Ramadhan:  * Kemungkinan Lailatul Qadar:    * Banyak ulama berpendapat bahwa malam ke-27 Ramadhan memiliki kemungkinan besar sebagai malam Lailatul Qadar. Malam ini diyakini sebagai malam yang penuh berkah, di mana amalan ibadah memiliki nilai yang lebih baik dari seribu bulan.    * Rasulullah SAW bersabda, "Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadhan." (HR. Bukhari dan Muslim). Meskipun Lailatul Qadar bisa jatuh di salah satu malam ganjil, malam ke-27 sering kali dianggap sebagai salah satu yang paling mungkin.  * Pahala dan Ampunan:    * Melakukan ibadah di malam Lailatul Qadar, termasuk malam ke-27, dijanjikan pahala yang besar dan ampunan dosa.    * Rasulullah SAW bersa...

ITIKAF malam 25

Bekber 24 Maret 2025

Yang bersedakah untuk Takjil Buka Puasa 1. Bp Ustd Didi  rt 05 2. Bp Ust Alm Atik rt 05 3. Kel. Ibu Yusdi  rt 05 4. KEL h Slamer  rt 05 5. Kel. Mba mia  bp Toni Rt 07 6. Kel. Bu Umi N Bp Tedi rt 07 7. Ibu Sumaryani Rt 07 Rp. 300.000 yg pahala untuk : a. Bp Subadi bin Kartono Prawiro Sastro b. Ibu Sumiyati binti Salmet Riyadi b. Bp Salimun bin Anom Puro c. Ibu Somi binti Dariman

Malam.ke 25, Ustadz Azim

Dalam konsep Islam, silaturahmi, terutama saat Lebaran, memiliki makna yang sangat mendalam dan merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Berikut adalah beberapa poin penting terkait silaturahmi Lebaran dalam Islam: 1. Makna dan Keutamaan Silaturahmi:  * Menyambung Tali Persaudaraan: Silaturahmi berasal dari kata "shilah" (menyambung) dan "rahim" (rahim/kerabat). Secara harfiah, silaturahmi berarti menyambung tali persaudaraan atau hubungan kekerabatan.  * Perintah Allah dan Rasul: Allah SWT dan Rasulullah SAW sangat menganjurkan umat Islam untuk menjaga dan mempererat tali silaturahmi. Dalam banyak hadis, disebutkan bahwa orang yang menyambung silaturahmi akan dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya.  * Sarana Pengampunan Dosa: Lebaran adalah momen yang tepat untuk saling memaafkan. Silaturahmi menjadi sarana untuk membersihkan diri dari kesalahan dan dosa terhadap sesama.  * Mendekatkan Diri kepada Allah: Dengan mempererat hubungan dengan sesama, s...

ITIKAF Malam ke 24,

Penerimaan Zakat Fitrah 1446H di Musola Al Muhajirin

Panitia Zakat Fitrah 1446H 1. Bp Asbiun 2. Bp Damis 3. Bp Slamer S

Malam Ke 24 Ust H. Hasbulah

10 hari terakhir Ramadhan adalah waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam. Berikut adalah beberapa keistimewaan dan amalan yang dianjurkan pada 10 hari terakhir Ramadhan:  * Lailatul Qadar: Salah satu malam paling mulia dalam Islam, yang lebih baik dari seribu bulan. Malam ini diyakini terjadi pada salah satu malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan.  * I'tikaf: Berdiam diri di masjid untuk beribadah, menjauhkan diri dari urusan duniawi, dan fokus mendekatkan diri kepada Allah SWT.  * Meningkatkan Ibadah: Memperbanyak shalat malam, membaca Al-Quran, berdzikir, dan berdoa.  * Memperbanyak Sedekah: Memberikan sedekah kepada yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan.  * Mencari Malam Lailatul Qadar: Berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah di setiap malam ganjil.  * Memperbanyak Doa: Memohon ampunan, rahmat, dan keberkahan dari Allah SWT.  * Menjaga Lisan dan Per...

Malam.Ke 23 Laelatulqodar

Dalam ajaran Islam, neraka digambarkan memiliki tujuh tingkatan atau pintu, masing-masing diperuntukkan bagi golongan tertentu berdasarkan dosa-dosa yang mereka lakukan. Berikut adalah tujuh pintu neraka beserta penjelasannya:  * Jahannam:    * Tingkatan neraka yang paling atas.    * Diperuntukkan bagi orang-orang yang berdosa besar, seperti orang-orang musyrik atau orang-orang yang tidak percaya kepada Allah SWT.  * Lazha:    * Neraka yang apinya bergejolak dan mengelupas kulit kepala.    * Diperuntukkan bagi orang-orang yang mendustakan agama Allah SWT.  * Huthamah:    * Neraka yang apinya menghancurkan hingga ke hati.    * Diperuntukkan bagi orang-orang yang suka mengumpulkan harta dan menghinakannya.  * Sa'ir:    * Neraka yang apinya menyala-nyala.    * Diperuntukkan bagi orang-orang kafir dan orang-orang yang memakan harta anak yatim.  * Saqar:    * Neraka ...

BukBer Sabtu 22 Maret 2025

Yang berdesedkah untuk makan buka puasa adalah 1. Warga Rt 07 2. Bp Usd  Didi S rt 05 3. Bp. Alm Atik Suseno 4. Pa Tedi rt 05 5. Mas Bagus rt 05 6. Bp Kusnadi rt 05 7. Ibu Um Nur Hasna rt 07

Kultum Malm ke 22, Oleh Bp Azim, 21 Maret 2025

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa dan penuh berkah dalam agama Islam. Malam ini diyakini sebagai malam di mana Al-Qur'an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Keistimewaan dan keberkahan Lailatul Qadar sangat besar, bahkan melebihi seribu bulan. Berikut adalah beberapa keistimewaan dan keberkahan malam Lailatul Qadar:  * Malam yang lebih baik dari seribu bulan:    * Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Qadr ayat 3, "Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." Artinya, amal ibadah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar nilainya lebih baik daripada amal ibadah yang dilakukan selama seribu bulan (sekitar 83 tahun lebih).  * Malam turunnya Al-Qur'an:    * Malam Lailatul Qadar adalah malam di mana Allah SWT menurunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi umat manusia. Turunnya Al-Qur'an pada malam ini menunjukkan betapa istimewanya malam tersebut.  * Malam turunnya para malaikat:    * Pada malam Lailatu...

Bukber 21 Maret 2025, Hari ke 21

Yang bersedkah untuk berbuka 1. Kel Bp Didi S rt 05 2. Kel Alm Bp Atik S Rt 05 3. Kel. Bp Tukirin rt 05 4. Kel Bp Suryansyah rt 05 5. Kel Bp Heru Prasetyo rt 05 6. Kel Bp Bagus rt 05 7. Kel. Ibu Yusdi rt 05 8. Ke Bp Hadi Sofyan rt 07 9. Kel. BP Widyatmoko rt 07 Semoga rezkina bertambah berkah barokah berlimpah bisa ke mekah madinah sisana beli sawah anak soleh solehah, keluarga besar sakinah mawadah warrahmah 

Ustad Disi Sutardi, Imam dan Kultum Ramadhan malam ke 21

Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat At-Tahrim ayat 6, yang artinya: > "Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim: 6) >  Ayat ini merupakan peringatan keras bagi setiap muslim untuk menjaga diri dan keluarganya dari siksa api neraka. Menjaga diri dan keluarga dari api neraka bukan hanya sekadar anjuran, tetapi kewajiban yang harus dilaksanakan. Penjelasan dan Uraian  * "Peliharalah dirimu":    * Menjaga diri dari api neraka dimulai dengan memperbaiki diri sendiri. Hal ini mencakup:      * Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.      * Melaksanakan perintah-perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-larangan-Nya.   ...

BukBer Kamis 20 Maret 2025,

Sedekah Takjil Buka Puasa dari : 1. Bp Didi Sutardi 05 2. Bp Alm Atik Suseno 3. Bp. Bambang S Kavling 4. Bp.Sukono Kavling 5. Bp Tukirin Rt 05 6. Bp. Anas Fikri 7. Bp Yusdi rt 05 8. Bp Ahmat Rohimi rt 05 9. Bp Utomo rt 07 10. Mas Andri rt 05 11. Ibu Umi N rt 07

BukBer Hari Ke 19, Rabu 19 Maret 2025

Yang bersedekah : 1. Kel Bp Ust Didi Sutardi rt 05 2. Kel. Alm Bp Atik Suseno rt 05 3. Kel. Alm Imam rt 05 4. Kel Bp Tukirin rt 05 5. Kel Mas Andri rt 05 6. Kel Bp. YUSDI rt 05 7. Kel Bp Sukojo rt 05 8. Kel Bp Muhadi rt 05 9. Kel. Roy Arista rt 07 10. Kel. Bp Purwanto rt 07 11. Kel Bp Tedi / Umi N 12. Kel bp Margono

KULTUM malam 19, Ustd Drs. Yanto

Infaq Sodaqoh dari kel. Bp SUTIR Rp.300.000 Untuk Almarhum .Bapak MULYA WIREJA BIN KARUA DIKRAMA Ibu RASWAN BINTI GANDI JUDUL SMP "SIGAP MENERIMA PESAN ALLAH" adalah frasa yang mengandung makna mendalam, terutama dalam konteks religius, khususnya Islam. Berikut adalah beberapa uraian yang dapat menjelaskan makna dari frasa tersebut: 1. Makna Literal:  * SIGAP:    * Cepat tanggap, responsif, dan siap sedia.    * Menunjukkan adanya kesiapan dan kesungguhan dalam bertindak.  * MENERIMA PESAN ALLAH:    * Menerima ajaran, petunjuk, dan wahyu yang berasal dari Allah SWT.    * Ini mencakup penerimaan terhadap Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW. Secara harfiah, frasa ini berarti "cepat tanggap dalam menerima ajaran Allah". 2. Makna Kontekstual: Dalam konteks yang lebih luas, "SIGAP MENERIMA PESAN ALLAH" dapat diartikan sebagai:  * Ketaatan dan Kepatuhan:    * Menunjukkan sikap seorang Muslim yang selalu siap untuk men...